Acara "Sosialisasi Biopori"

Sidareja – Acara “Sosialisasi Biopori” yang dilaksanakan pada hari kamis (25 Agustus 2016) pukul 20.30 di pendopo Balai desa Sidareja oleh tim KKN UNSOED 2016, Desa Sidareja, berjalan dengan lancar dan dinamis. Hal ini terlihat dari antusias tamu undangan dalam memberikan pertanyaan maupun diskusi saat acara berlangsung. Acara sosisalisasi ini dihadiri oleh Kepala Desa Sidareja (Bpk. Teguh Budi Suhartono), serta perwakilan dari perangkat desa, kepala dusun, ketua RW, ketua RT, dan ketua karang taruna Desa Sidareja. Acara ini di awali dengan sambutan yang diberikan oleh kepala Desa Sidareja, kemudian sesi materi yang diberikan oleh tim bidang lingkungan KKN UNSOED dari Desa Sidareja dan dilanjutkan dengan sesi pertanyaan ataupun diskusi bersama.

Sosialisasi Biopori yang diadakan merupakan program kerja yang dibuat dengan menyesuaikan kondisi permasalahan lingkungan yang terjadi di beberapa daerah di Desa Sidareja, salah satu nya adalah banjir. Biopori merupakan solusi alternatif yang mudah diterapkan oleh mAsyarakat dalam mengatasi permasalahan tersebut. Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB) adalah lubang-lubang kecil atau pori-pori di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai aktifitas organisme di dalamnya (cacing, perakaran tanaman, rayap, dll) yang dapat mempercepat resapan air ke dalam tanah secara horizontal.

Lubang silindris tersebut dibuat secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman  sekitar 100 cm, diisi dengan sampah organik yang berfungsi untuk menghidupkan mikroorganisme tanah, seperti cacing. Mikroorganisme atau fauna dalam tanah ini akan membentuk pori-pori atau terowongan dalam tanah menjadi jalur mengalirnya air. Sehingga air hujan tidak langsung masuk ke saluran pembuangan air akan tetapi meresap ke dalam tanah melalui lubang tersebut dan menjadi air tanah. LRB dapat diterapkan dimana saja dengan kondisi tanah yang berbeda-beda (baik lahan terbuka mapun tertutup dengan plesteran ataupun paving block).

Manfaat dari LRB antara lain:

  1. Meresapkan air dan mencegah banjir
  2. Menambah cadangan air tanah
  3. Mengubah sampah menjadi kompos
  4. Mempermudah penangan sampah dan menjaga kebersihan
  5. Memperbaiki ekosistem tanah
  6. Mengatasi kekeringan
  7. Mengurangi emisi gas rumah kaca dan gas metan
  8. Mengatasi masalah akibat genangan

“Sosialisasi ini sangat bagus untuk diterapkan masyarakat mengingat Desa Sidareja merupakan salah satu daerah rawan banjir. Tetapi hal ini tidak bisa dilakukan oleh satu dua orang saja, tetapi harus bersama-sama aktif dalam pelaksanaanya. Desa akan selalu memberikan dukungan untuk terciptanya linkungan Desa Sidareja yang nyaman.” Ucap Kepala Desa Sidareja, Bpk. Teguh Budi Suhartono.

 

(Rahmi Rahmadianti/kknunsoed)