Hujan lebat hari Senin sore (22/12)selama kurang lebih 6 jam dari pukul 16.30 s/d 22.30 yang mengguyur Sidareja dan sekitarnya mengakibatkan banjir semakin meluas dan ketinggian air bertambah.

Di Perempatan lampu merah dekat Terminal Sidareja ketinggian air bertambah dari 30 Cm pada hari Senin pagi (22/12) menjadi 60-70 Cm pada hari Selasa pagi (23/12) Banyak kendaraan bermotor mati mesin karena nekat menerjang genangan air, panen rejeki di dapat para pengojek gerobak untuk mengangkut motor dari sebelum terminal melintasi terminal dari arah barat dan dari arah sebaliknya, sekali jasa angkut di patok bayaran sebesar 20-30 ribu.

Hal yang sama juga terjadi di ruas jalan Jenderal Soedirman tepatnya di depan Kantor Pos Sidareja dan di sebelah Pasar Setuan di depan Stasiun Sidareja (depan seberang jalan), ketinggian air di ruas jalan ini kurang lebih 50-60 Cm.

Titik-titik terparah yang terkena genangan dipastikan ketinggian air bertambah, dari Relawan Informasi mengabarkan : di depan dan di belakang Puskesmas Sidareja, ketinggian air ada di kisaran 70 Cm s/d lebih dari 1 meter, juga di komplek pemukiman belakang Kantor Pos Sidareja di dusun Cikalong (RT 01/ RW 04) ketinggian air antara 80 Cm – 1 meter lebih. Di wilayah RT 02 dan RT 03 / RW 03 di dusun Cibenon ketinggian muka air mencapai hampir 1 meter di beberapa titik.

Titik terparah di dusun Cibenon ada di wilayah RT 04 dan RT 05 keduanya masuk wilayah RW 03, ketinggian air berkisar antara 70 Cm sampai 1,5 meter.

Beberapa titik yang pada hari senin (22/12) belum tergenang, hari selasa pagi (23/12) sdh mulai tergenang, tercatat sedikitnya di 3 titik, antara lain di ruas jalan depan SMP Nasional Sidareja, ruas jalan utama di dusun Cikalong ujung timur dan ujung barat sebelah selatan kantor Kecamatan Sidareja.