IMG_20141029_095837
Sidareja (30/10), Walaupun berada ditanah bekas atau sebelumnya lahan berdiri  sebuah bangunan gedung  Sekolah Dasar Negeri Sidareja 03 yang sampai sekarangpun masih terlihat juga bekas lantai bangunan dan reruntuhan bahkan banyak sekali puing-puing  batu bata berserakan di pojok depan gedung sekretariat  Kantor Desa Sidareja. Namun, tidak bagi Daimin (54) seorang pegawai Perangkat Desa posisi sebagai Kepala Urusan Keuangan di desa Sidareja Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Ia meluangkan waktunya selesai bekerja dikantor desa , mengolah lahan disudut pojok kantor sekretariat desa yang baru yang luasnya 300 M2. Kebetulan ia menetap dan tinggal di rumah dinas Kepala Desa yang berada dilingkungan dusun Cikalong Rt 001 Rw 007 Desa Sidareja Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap  atau berada di tanah kas Desa Sidareja.

Pemandangan itu sungguh kontras , dari sisa tanah kosong disudut tanah kas desa yang berdiri Gedung Sekretariat dan Balai Desa Sidareja seluas 300 M2 telah dimanfaatkannya untuk diolah dan ditanami berbagai macam tanaman sayuran komoditi kebutuhan hidup sehari-hari seperti Cabai , tomat, terong ,bayam , pepeaya dan lain-lain , 200 meter persegi dari lahan itu nampak panorama hijau segar , tidak hanya itu saja yang tumbuh subur dilokasi tanah yang menurut orang awam kurang begitu baik , karena lahan itu sudah hampir awal tahun 1982 berdiri SD Inpres, berkat keuletan , ketrampilan dan kesabaran Daimin bisa mengolah tanah yang tadinya kurang produktip sekarang menjadi bermanfaat.

Gagasan untuk memanfatkan lahan sempit itu muncul berawal dari lantaran Daimin ( 54 )IMG_20141029_095733prihatin akan sektor pasar agrobisnis kurang diminati dan melambungnya harga –harga sayuran dipasar tradisional pada musim kemarau tahun ini dan ditambah oleh “ Kita perlu inovasi serta kreatip menciptakan teknologi baru tepat guna memanfaatkan lahan sempit yang ada disekitar kantor,rumah kita yang ada guna dimanfaatkan untuk bercocok tanam agar sektor pertanian kembali dilirik dan untuk bisa menambah pendapatan keluarga “ demikian ungkap Teguh Budi Suhartono (44) Kepala Desa Sidareja pada setiap acara pertemuan-pertemuan di setiap dusun.

Oleh karena itu sejak awal Daimin merancang dan berpikir dilahan yang kurang lebih 300 M2 itu semula tandus , gersang banyak reruntuhan bekas puing-puing bangunan , tapi sekarang tumbuh pepohonan sayuran yang berguna sekali guna untuk paling tidak meningkatkan, menopang kebutuhan hidupnya sendiri yang pas-pasan sebagai Perangkat Desa.